Nyetir Kayak Gini Dijamin BBM Hemat

Cara berkendara merupakan salah satu faktor yang dapat mempengaruhi konsumsi bahan bakar. Jadi Anda jangan sepenuhnya menyalahkan mobil itu boros. 
Banyak juga kebiasaan buruk yang bisa memicu kendaraan lebih banyak "meminum" bensin. Berikut tips-tips yang bisa membantu untuk membuat mobil lebih hemat BBM. Apa saja ya?


1. Hindari Berkendara di Jam Sibuk
Ada beberapa waktu yang disarankan untuk dihindari bagi mereka yang mengendarai mobil agar bisa lebih menghemat BBM. Jika tidak ada kepentingan yang mendesak, berkendaralah menghindari jam sibuk. Saat kita terjebak di kemacetan dan kondisi "stop and go" membutuhkan tarikan bensin lebih banyak terutama pada mobil manual.
Hal ini disebabkan karena saat berada di kemacetan kita menggunakan gigi satu. Gigi satu itu membuat konsumsi BBM lebih banyak lagi. Menggunakan gigi dua pun tidak menyelesaikan masalah. Salah satu cara efektif mengakalinya adalah hindari menyetir di jam sibuk agar kita tidak terjebak kemacetan.
Anda bisa berkendara di jam-jam tertentu yang sekiranya jalanan kosong dan berkendaralah dengan kecepatan konstan daripada harus mengegas dan rem. Kalau mau lebih hemat berkendara di jam sibuk, alternatif lainnya adalah menggunakan mobil jenis hybrid atau electric.


2. Menutup Jendela
Bentuk mobil cukup berpengaruh terhadap aerodinamika. Pabrikan mobil sudah berusaha sedemikian rupa untuk membuat mobil agar koefisien drag kecil sehingga mobil lebih aerodinamis. Hal ini berhubungan langsung dengan hematnya BBM pada mobil.
Nah agar mobil tetap aerodinamis dan bisa lebih hemat BBM, Anda harus menutup jendela ketika mobil sedang berjalan. Lebih baik menggunakan AC saja jika kepanasan.


3. Jangan Membawa Barang Berlebihan di Mobil
Sama halnya seperti tubuh kita yang membutuhkan banyak energi ketika membawa barang berat. Sama halnya dengan mobil. Kalau tidak perlu-perlu amat sebaiknya hindari menyimpan barang di dalam mobil. Begitu pula dengan "roof box" yang terpasang di atas mobil.
Kalau sedang tidak dipakai, ada baiknya Anda mencopot boks tersebut dan meletakkannya di rumah saja. Karena boks tersebut dapat menambah beban mobil yang membuat konsumsi BBM lebih banyak lagi.


4. Akselerasi Halus
Cara yang paling baik untuk berkendara adalah mengendarai mobil dengan kecepatan konstan. Idealnya kalau jalanan lengang bisa dengan 40-80 km/jam pada posisi gigi paling tinggi. Kalau Anda orang yang penyabar, beruntung bisa lebih hemat BBM saat menyetir.
Tak perlu juga membejek pedal gas terlalu dalam. Mungkin saja Anda berkendara dengan gigi tinggi dibarengi dengan kecepatan yang tinggi juga itu tidak masalah. Yang cukup bermasalah saat menginjak pedal gas dalam-dalam, namun posisi gigi hanya berada di tiga atau empat, tentu itu akan membuat BBM lebih boros.


5. Rajin Mengecek Tekanan Ban
Tekanan ban merupakan salah satu faktor yang mempengaruhi hematnya BBM. Makin rendah tekanan bannya, maka semakin banyak pula BBM yang dibutuhkan mobil untuk tetap berjalan.
Tidak ada salahnya rajin-rajin mengecek tekanan ban pada kondisi anjuran pabrikan untuk memastikan ban dalam kondisi baik dan layak jalan.


6. Memasang kaca film
Meskipun secara langsung kaca film tidak punya peran yang begitu penting untuk hal efisiensi BBM, namun dengan menggunakan kaca film kerja pendingin kabin (AC) tidak terlalu maksimal, karena sudah dibantu dengan fungsi pelapis kaca itu, yaitu mereduksi sinar matahari yang masuk ke ruang mobil.
Intinya karena AC itu tidak perlu bekerja maksimal, jadi kita bisa hemat bensin.
Secara teori, kaca film dapat menolak panas sehingga bisa membantu suhu di kabin menjadi lebih adem dan kerja AC semakin ringan. Kalau AC tidak kerja terus menerus, beban mesin menjadi tidak berat, dan membuat bahan bakar menjadi lebih irit.
Curtin University Australia juga melakukan pengujian terhadap kaca film V-KOOL yang menyimpulkan bahwa V-KOOL bisa menurunkan temperatur kabin 10-12 derajat setelah diparkir di bawah matahari selama 5 jam. Teknologi V-KOOL juga telah terbukti meningkatkan efisensi bahan bakar sebesar 3 persen berkaitan dengan pengurangan beban penyejuk udara.