Jangan Salah Kaprah, Ini Bedanya Silau Dengan Panas Dalam Pilih Kaca Film

V-KOOL Indonesia - Saat ini, banyak sekali orang atau mungkin Anda sendiri masih memilih kaca film berdasarkan tingkat kegelapannya bukan? Masih dimaklumi, hingga saat ini, negara kita, Indonesia, masih belum secara tegas menindak regulasi yang berkaitan dengan kaca film, hingga setiap pemilik mobil bebas memasang kaca film jenis apa pun tanpa batas tingkat kegelapan.

Akibatnya, banyak orang yang memasang kaca film sampai dengan tingkat kegelapan 80 persen pada kaca depan. Bahaya betul bukan? Padahal, tingkat kegelapan tidak berbanding lurus atau berkaitan dengan daya tolak panas kaca film tersebut.

Kurangnya edukasi terkait kaca film, membuat banyak orang masih beranggapan, makin gelap akan makin tahan panas. Padahal tidak selalu begitu. Kaca film dengan kadar gelap 20 persen pun, kalau material yang dipakai memang mampu menolak sinar Infra red (IR) dan ultra violet (UV), bisa tetap tahan panas.

“Anggapan semakin gelap semakin menolak panas sejatinya lahir karena ketidaktahuan atau pun keawaman untuk membedakan antara panas dengan silau. Panas matahari sendiri akan dirasakan oleh melalui sengatan perih ke kulit atau timbulnya hawa panas, sementara  silau adalah cahaya yang masuk dan diteruskan ke dalam ruang kabin serta tidak membawa energi panas yang menyegat,” Ujar Linda Widjaja, Vice President V-KOOL Indonesia.

Linda menambahkan, contohnya, bilamana Anda memakai kaca film V-KOOL bening  20% seperti VK70, silau akan terasa   karena cahaya yang masuk akan banyak, tapi panas menyengat tidak akan terasa sehingga kabin akan terasa sejuk. Sementara itu jika memakai kaca film merek abal-abal dengan kegelapan 80%, silau atau cahaya tidak akan masuk, tapi hawa panas akan tetap terasa menyengat kulit serta pandangan berkendara akan terganggu karena kaca depan yang terlalu gelap.

Selain sinar infra red yang menyebabkan panas, pancaran ultra violet (UV) juga menyebabkan kerusakan barang-barang, pudarnya warna bahkan kanker kulit jika terpapar dalam waktu lama. Artinya kita harus memilih kaca film yang mampu menolak panas IR dan UV. Sementara  cahaya tampak yang biasanya kita anggap silau sebenarnya kita butuhkan untuk melihat dalam berkendara aman.

Jadi pada intinya, apa sih yang membuat kabin lebih sejuk dalam memilih kaca film yang baik? Pilihlah kaca film yang memiliki daya tolak Infra red tinggi bukan berdasarkan kegelapannya. Cara untuk membacanya adalah semakin besar persentase IRR maka akan semakin baik dalam menolak panas. Jadi mulai sekarang jangan lagi bersugesti kalau lebih gelap akan mampu menolak panas lebih baik ya.