Barang-Barang yang (Sebaiknya) Tidak Anda Tinggalkan di Dalam Mobil

Sebagai pengguna mobil, Anda pasti pernah menemukan larangan untuk meninggalkan barang bawaan di dalam kendaraan saat berada di area parkir yang terbuka.

Larangan ini dibuat sebenarnya bukan hanya untuk keamanan mobil dan mencegah terjadinya tindak kriminal saja, tapi juga untuk keselamatan pengguna.

Pasalnya sejumlah barang yang ditaruh dalam mobil dapat menimbulkan bahaya apalagi ketika kendaraan Anda berada di bawah terik matahari yang dapat meningkatkan suhu di dalam kabin 2 kali lipat lebih panas dari kondisi di luar.

Dengan suhu yang begitu panas tersebut dapat memungkinkan sejumlah barang rusak, menjadi sangat panas bahkan menimbulkan ledakan yang dapat merusak kendaraan Anda.

Oleh karena itu, sebelum meninggalkan mobil terpakir berlama-lama di ruangan yang terbuka, sebaiknya periksa kembali. Pastikan diantara benda di bawah ini tak ada yang tertinggal di dalam kendaraan pribadi Anda.

 

Korek Gas

Pemantik berbahan bakar gas ini sebaiknya jangan ditinggal di dalam mobil ketika berada di bawah terik matahari. Sebab, bahan bakar gas dengan wadah berbahan plastik jika terkena panas akan meningkatkan tekanan gas dan melelehkan plastiknya.

Jika suhu dalam kabin mobil mencapai 38 derajat celcius, korek gas dapat meledak. Belum lagi, pecahan korek gas yang terlempar karena ledakan dapat memecahkan kaca mobil dan melukai seisi mobil.

 

Gadget

Barang elektronik seperti smartphone, kamera digital, laptop dan lainnya usahakan untuk tidak tertinggal dalam mobil yang terparkir. Pasalnya selain mengundang tindak kejahatan, barang-barang tersebut juga akan mengalami kerusakan.

Sebab barang elektronik atau gawai rata-rata tidak tahan terhadap panas yang berlebihan. Apalagi komponen baterai yang digunakan sebagai sumber energi pada perangkat dapat mengalami kebocoran karena terpapar panas.

 

Obat - Obatan

Obat - obatan merupakan salah satu benda yang cepat rusak apabila terkena panas berlebih, terutama pada kandungannya yang dapat berubah bahkan tak bisa lagi berfungsi sebagaimana mestinya.

Minuman Soda

Minuman berkarbonasi sebaiknya dijaga dalam suhu kamar atau dingin. Sebab, jika berada di tempat yang terlalu panas dapat menyebabkan penumpukan tekanan di dalam yang dapat menyebabkan minuman tersebut meledak.

 

Botol Minum Kemasan Plastik

Air kemasan botol plastik lebih baik untuk tidak dikonsumsi lagi atau sebaiknya dibuang saja apabila telah terjemur di dalam kabin mobil. Sebab, panas yang diterima dapat menghasilkan reaksi kimia dari kemasan plastik yang tertinggal tersebut. Sehingga zat yang terkandung pun dapat ikut larut ke dalam air minum dan bisa membahayakan tubuh.