Ternyata, Air Keras Bermanfaat untuk Mobil

Air keras memang sangat berbahaya jika terkena kulit manusia. Selain dapat menyebabkan luka bakar, efek siraman air keras juga menyebabkan nyeri yang hebat. Lantas, apa itu air keras?
Air keras merupakan larutan asam kuat yang pekat. Air keras, terdiri dari beberapa jenis, misalnya asam sulfat atau H2SO4, asam klorida atau HCL, dan asam fosfat H3PO4. Pada dasarnya, semua jenis air keras bisa menyebabkan luka bakar. Saat kita tak sengaja menyentuh air keras, misalnya, kulit tangan kita tentu akan terbakar.

Tapi, air keras tidak selalu memiliki dampak buruk, karena air keras juga sering digunakan di mobil. Contoh, air keras adalah asam sulfat yang dipakai untuk aki kendaraan. Fungsi dari aki atau accu merupakan sumber arus listrik pada motor atau mobil. Jika arus listrik dalam aki habis, maka aki dapat diisi ulang (disetrum) sehingga bisa digunakan kembali.

Fungsi dari aki adalah menyimpan energi listrik. Aki tersusun dari beberapa sel, di mana setiap sel merupakan sebuah unit pembangkit arus listrik yang menghasilkan tegangan sebesar 12 volt.

Setiap sel tersusun dari lempeng timbal (Pb), sebagai kutub negatif (anoda) dan timbal dioksida (PbO2) sebagai kutub positif (katoda). Kedua logam itu dicelupkan dalam larutan asam sulfat (H2SO4).
Di dalam larutan, asam sulfat (H2SO4) terurai menjadi ion H+ dan SO4. Ion-ion ini akan bereaksi dengan elektroda timbal (Pb) dan timbal dioksida (PbO2) dan dilepaskan elektron.

Dipasaran terdapat dua cairan air aki untuk jenis aki basah. Botol biru itu untuk menambahkan cairan aki yang sudah sedikit, Serta botol merah untuk aki baru, atau juga disebut aki zuur, terkandung asam sulfat (H2S04) yang mengandung elektrolit, yaitu zat yang dapat menyimpan serta menghantarkan listrik. (***)