TIPS BELANJA ONLINE: Biar Gak 'Zonk', Lakukan Tips Penting Ini Saat Belanja Online Di Marketplace

TIPS BELANJA ONLINE: Biar Gak 'Zonk', Lakukan Tips Penting Ini Saat Belanja Online Di Marketplace

Masih banyak terjadi kasus penipuan online, mulai dari perbedaan kualitas barang dari yang dipajang dengan yang dikirim, barang yang diterima berbeda, hingga barang bermerek yang ternyata palsu. Bagaimana menghindari penipuan ketika belanja online tersebut? Berikut tips berbelanja agar tidak tertipu barang palsu.

1. Cek Nama Toko dan Tampilan Website
Anda harus cermat memilih toko online yang terpercaya. Cek apakah toko tersebut cukup meyakinkan. Cari yang bertanda "Official Shop". Jika tidak, perhatikan reputasi toko, ulasan dari pembeli dan informasi-informasi lainnya. Toko yang terpercaya biasanya akan langsung muncul di urutan pertama.

Seperti misalnya untuk "Official Shop" V-KOOL di:
www.blibli.com/promosi/oto-vkool
www.shopee.co.id/vkool.id
www.tokopedia.com/V-kool
www.bukalapak.com/Vkool-indonesia-official
www.jd.id https://www.jd.id/search?seller=32865

2. Ketahui Produk yang akan diBeli
Mengetahui produk yang mau dibeli adalah tips berbelanja online yang cukup efektif untuk menghindari penipuan. Cari tahu dulu berapa harga pasarannya. Selalu bandingkan harga terlebih dahulu sebelum membeli.
Selanjutnya, pelajari spesifikasi barang tersebut, terutama untuk produk elektronik. Kalau perlu hubungi toko melalui kontak yang telah mereka sediakan atau fasilitas chat. Selalu tanyakan sedetail mungkin, dan bila dirasa si penjual tidak memberikan jawaban yang memuaskan, berarti patut dicurigai.

3. Harga Terlalu Murah
Produk asli tidak murah karena semurah-murahnya, pasti tetap dalam batasan harga di atas standar. Produk asli yang di jual murah biasanya adalah yang sudah terlalu lama modelnya atau second hand, alias bekas pakai. Namun pada beberapa kesempatan khusus, toko online bekerjasama dengan merek terkenal untuk menjual produk mereka secara eksklusif.

Walaupun begitu masih ada beberapa toko online yang tidak jujur dan menjual barang yang tidak sesuai dengan deskripsi pada websitenya. Contoh produk kosmetik terkenal yang dijual dengan harga miring, jauh di bawah harga pasaran resminya, ternyata setelah barang diterima, produk tersebut bukan produk yang terpampang pada website, melainkan hanya sample yang biasa dibagikan secara gratis pada masa-masa promosi atau event tertentu.

4. Baca Testimoni Pembeli
Walau tidak selalu menjadi jaminan, membaca testimoni pembeli sebelumnya juga cukup penting, lho. Pembeli yang merasa kecewa mendapatkan barang palsu biasanya akan menuliskan ulasan dan rating yang tidak baik untuk toko tersebut. Begitu juga bila barang yang dikirimkan sesuai dengan pesanan, testimoni yang diberikan akan baik.

Salah satu tips untuk mengetahui apakah testimoni pembelian tersebut meyakinkan adalah dengan cek username penulisnya dan baca ulasan-ulasannya pada website tersebut. Pembeli yang puas akan kembali membeli barang pada toko yang sama, namun bila testimoni yang diberikan terlalu mengada-ada dan terkesan seragam, kemungkinan dia bukan pembeli nyata. Jadi selalu cek dengan teliti untuk membedakan mana pembeli nyata dan yang bukan.


5. Simpan Nomor Resi Pengiriman
Jangan lupa untuk meminta nomor resi pengiriman dari toko online. Dari nomor resi tersebut, pergerakan barang dapat langsung dilacak lokasinya melalui website jasa pengiriman barang yang digunakan. Bila toko tidak memberikan nomor resi, atau bukti-bukti pembelian lainnya, ini patut dicurigai. Bisa jadi mereka menipu dan tidak mengirimkan apa-apa, atau barang yang mereka kirim adalah produk palsu.


6. Lihat Kontak Toko Online
Toko online selalu memiliki layanan customer service. Mereka akan mencantumkan alamat, nomor telepon dan email. Pastikan untuk cek kebenaran informasi tersebut. Toko online yang menjual barang palsu tidak ingin keberadaannya diketahui oleh pembeli, jadi biasanya mereka menampilkan nama toko fiktif dengan alamat dan kontak palsu yang tidak dapat dihubungi.


7. Iming-Iming Diskon dan Promo
Toko online yang menjual barang palsu biasanya akan memberikan iming-iming diskon dan promo yang besar untuk mencari pembeli. Kalau diskon dan promo yang diberikan sudah tidak masuk akal, bisa jadi barang yang mereka jual adalah barang palsu, dan kalaupun produk tersebut asli, bisa jadi telah cacat produksi.


8. Simpan Bukti Pembayaran
Selalu simpan bukti pembayaran sampai barang telah diterima. Bukti chat ataupun komunikasi tercatat lainnya dengan penjual pun sebaiknya di simpan. Ini penting sekali bila kamu ternyata menjadi korban pembelian barang palsu atau menerima barang yang tidak sesuai dengan yang dideskripsikan pada website toko online.


9. Garansi Produk
Untuk barang elektronik ataupun barang lainnya yang bergaransi, selalu tanyakan status garansi produk tersebut. Pertama, apakah jenis garansinya apa yang diberikan, resmi atau toko. Garansi toko biasanya diberikan untuk barang yang tidak dijual resmi di Indonesia. Kedua, keuntungan apa saja yang di dapat dengan garansi tersebut mulai dari pengembalian barang, perbaikan sampai after sale service lainnya. Produk elektronik, terutama yang high-end selalu memiliki garansi, jadi bila toko online tidak memberikannya, bisa jadi produk tersebut palsu.
Berbelanjalah di Official Shop V-KOOL selalu, karena kami memberikan Garansi Produk dan Garansi Pemasangan.