Penggunaan Kaca Film Bisa Membuat Hunian Lebih Ramah Lingkungan

Pandemi Covid-19 telah memberikan perubahan gaya hidup masyarakat, termasuk dalam memilih bahan yang ramah lingkungan. Penggunaan bahan ramah lingkungan tak hanya bisa memberikan jaminan kesehatan, tetapi juga akan mempengaruhi kualitas hidup masyarakat sebagai pengguna.

Hendrik Indra Halim, Flat Glass Division Manager PT V-KOOL Indo Lestari menyampaikan, pentingnya kecermatan konsumen dalam memilih material yang sehat dan ramah lingkungan. Menurut dia, penggunaan bahan yang ramah lingkungan pada bangunan merupakan suatu hal yang penting di masa sekarang ini.

"Pemakaian kaca film V-KOOL pada kaca rumah atau gedung dapat mempengaruhi kualitas hidup pengguna. V-KOOL akan membuat ruangan lebih sejuk dengan cara menolak panas sinar matahari. Penggunaan penyejuk udara pun akan menurun yang artinya akan banyak menghemat listrik dan lebih ramah lingkungan." kata dia pada Indobuildtech Expo 2022 di Indonesia Convention Exhibition (ICE) Serpong, Tangerang, Banten.

V-KOOL, adalah brand dari Eastman Chemical Company, dikenal secara global sebagai pemimpin industri dalam kaca film bidang otomotif dan arsitektur. V-KOOL mempunyai kemampuan spectrally selective -memilih gelombang- yang akan meneruskan cahaya tampak namun menolak infra-merah dan 99% sinar ultra-violet.

Ia menambahkan, V-KOOL akan menolak panas matahari masuk ke dalam ruangan sekaligus meneruskan cahaya alami yang kita butuhkan untuk menyinari ruangan. Manfaatnya, ruangan menjadi lebih sejuk, dan kebutuhan lampu penerangan bisa dikurangi. Kaca film V-KOOL adalah produk yang tepat, karena mempunyai penerusan cahaya sampai 70% sehingga kaca akan terlihat jernih namun menolak panas secara maksimal.

"Pengunjung dapat melihat dan mempelajari keunggulan kaca film V-KOOL dan IQUE pada IndoBuildTech 2022," tutupnya.